Sabtu, 28 Februari 2009

Seiring perjalanan waktu, aku menjadi lebih mengenalnya. Akhirnya, aku menyadari itu terjadi karena adanya perhatian. Dia mulai menghilang dari waktu ke waktu. Orang menjulukinya si 'heartbreaker', tetapi aku mulai melihatnya dari sisi yang berbeda. Aku membandingkannya dengan kupu-kupu. Kupu-kupu tidak bahagia jika mereka tertangkap. Mereka lebih baik terbang ke sana-sini. Membuat orang senang dan akhirnya terbang menjauh. Dia telah terbang memasuki kehidupanku saat aku membutuhkannya. Dia mendarat tepat dalam genggamanku.Aku tidak akan pernah melupakan betapa menyenangkannya menggenggam makhluk yang begitu indah seperti dia. Dia adalah kisahku karena ada beberapa orang yang selama hidupnya tidak pernah memiliki pengalaman persahabatan sejati. 'Tidak pernah tahu betapa luar biasanya memiliki cinta dan membiarkannya pergi'. Aku membiarkannya terbang seperti kupu-kupu menyusuri jemari tanganku tanpa menggenggamnya terlalu erat. Aku telah belajar betapa pentingnya melonggarkan genggaman jika kamu menginginkan kupu-kupu tetap berada di sekitarmu. Lebih baik kami seperti ini. Aku dan dia tetap menjadi teman dekat, tidak lebih. Kami masih memilik perbincangan yang hebat. Kadang-kadang mendengar kekocakannya dapat membantu mengatasi hari burukku. Aku tidak yakin masa depan seperti apa yang akan kami jalani. aku tidak mengkhawatirkannya lagi. Aku mempunyai waktu untuk mempertimbangkan hal-hal yang rumit. Tetapi satu hal yang akau yakini adalah persahabatan sejati kami. Aku tidak akan menukarnya dengan apapun. Aku senang dengan tahun pertamaku di SMA. Dia adalah kupu-kupu terindah yang pernah kukenal.

0 Comments: